New Film about Guidelines for Visitors to the Gunung Leuser National Park
May 4, 2009
A film on guidelines for visitors to the Gunung Leuser National Park has been produced by the Orangutan Information Centre (OIC) in conjunction with Source of Indonesia (SOI). This film, which runs for 15 minutes, is available online hosted by youtube or you can watch it on our video archive page. This short film will be screened to all visitors wishing to attend an orangutan feeding session in Bukit Lawang or to go trekking in the national park.
The film is an instructional film which summarises the key guidelines that must be respected by visitors and guides in order to reduce any negative effects on orangutans’ natural behaviour and also prevent disease transmission between orangutan and humans as well as vice versa.
This film is a visual version of Sumatran Orangutan Health Protocols & Guidelines for Visitors of Bukit Lawang Eco-tourism Site.
Sebuah film tentang panduan pengunjung ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) telah diproduksi oleh OIC bekerjasama dengan Source of Indonesia (SoI). Film yang berdurasi 15 menit ini bisa diakses online di youtube atau di arsip video OIC. Film ini akan diputar bagi semua pengunjung yang akan menuju tempat pemberian makan orangutan di Bukit Lawang atau pengunjung yang akan melakukan trekking di kawasan TNGL.
Film ini merupakan sebuah film instruksional yang menyimpulkan aturan-aturan penting yang harus dipatuhi oleh pengunjung dan para pramuwisata sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif yang berpengaruh pada perilaku orangutan dan juga untuk mencegah penularan penyakit dari orangutan ke manusia dan juga sebaliknya.
PS: This video is available in two parts but we still have some difficulty to uploaded the second part to youtube. We will add the second part as soon as possible and after the second part is available, we will update this post and remove the “PS” note
OIC @ Medan International School
April 6, 2009
Orangutan Information Centre, Selasa-Sabtu, 10-14 Maret 2009 yang lalu memenuhi Undangan dari Medan International School (MIS) untuk menampilkan Pameran Lingkungan Hidup dalam rangka festival tahunan IndoFest di salah satu sekolah Internasional di Medan tersebut. Pada kesempatan ini OIC menampilkan berbagai poster, banner, display dari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan OIC dan juga foto-foto orangutan yang sempat diabadikan oleh tim OIC ketika berkunjung ke lapangan.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dari Medan International School untuk memperkenalkan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia kepada para siswa, dimana sebagian besar dari mereka adalah warga negara asing yang orangtuanya sedang bekerja di Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam.
Selain memamerkan berbagai bentuk publikasi infromasi, OIC juga membagikan buku-buku orangutan, newsletter dan selebaran tentang orangutan secara gratis kepada setiap pengunjung stand pameran. Tidak lupa juga OIC memberikan pelatihan kepada siswa-siswi MIS yang tertarik untuk membuat tas belanja dari bahan kertas koran atau tabloid bekas. Pada kesempatan ini, antusiasme siswa-siswi MIS sangat baik, dimana hampir semua dari mereka berhasil membuat tas belanja dari bahan kertas koran atau tabloid bekas tersebut.
Selain OIC ada juga lembaga lingkungan hidup yang diundang oleh pihak MIS, yaitu YEL (Yayasan Ekosistem Lestari) dan Yagasu (Yayasan Gajah Sumatera).
Pameran IndoFest ini juga menampilkan berbagai kerajinan tangan khas Sumatera Utara oleh para pengrajin skala mikro yang ada di sekitar Medan, seperti kerajinan dari rotan, eceng gondok, dan ulos. Pada sesi penutupan rangkaian festival yang diselenggarakan setiap tahun ini, siswa-siswi MIS menampilkan kebolehannya menari tarian tradisional Indonesia.



