Program Beasiswa Peduli Orangutan 2011
March 31, 2011
“Tak Terasa Telah Bergulir Selama 6 Tahun”
Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL – OIC) yang bekerja sama dengan Orangutan Republik Foundation (OURF) sebagai lembaga yang aktif dalam upaya konservasi Orangutan Sumatera dan habitatnya telah melaksanakan Program Beasiswa Peduli Orangutan selama 6 tahun terakhir sejak tahun 2006. Saat ini penerima beasiswa dari program tersebut berjumlah 33 orang yang tersebar di beberapa kampus seperti : Kehutanan USU, Biologi USU, Biologi non-pendidikan UNIMED, Biologi UMA, dan Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah. Dari 33 orang penerima beasiswa tersebut, delapan diantaranya telah meraih gelar sarjana.
Beasiswa Peduli Orangutan adalah suatu program beasiswa yang merupakan kerjasama antara Yayasan Orangutan
Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL – OIC) dengan Orangutan Republik Foundation (OURF) untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa/i yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap upaya-upaya konservasi alam dan pelestarian lingkungan khususnya perlindungan dan penyelamatan Orangutan Sumatera dan habitatnya. Pelaksanaan program beasiswa ini bekerjasama dengan institusi pendidikan dalam hal ini universitas-universitas yang berada di Provinsi Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam.
Tujuan dari diselenggarakannya program beasiswa ini adalah untuk memberikan dukungan moril dan materil kepada mahasiswa/i dalam menyelesaikan pendidikannya di universitas. Serta untuk melahirkan generasi-generasi intelektual yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap upaya-upaya perlindungan dan penyelamatan Orangutan Sumatera dan habitatnya.
Pada tahun ini, kegiatan seleksi Program Beasiswa Peduli Orangutan telah dilaksanakan di dua tempat berbeda. Seleksi beasiswa untuk wilayah Aceh telah dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2011 di Kampus Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah. Sedangkan untuk wilayah Sumatera Utara telah dilaksanakan di Kampus Biologi UNIMED pada tanggal 3 Maret 2011
Tim Juri yang terlibat dalam kegiatan ini adalah dosen-dosen dari kampus Biologi UNIMED, Biologi USU, Kehutanan USU, dan staf BBKSDA Sumut untuk wilayah Medan, sedangkan untuk wilayah Aceh tim juri yang terlibat adalah dosen Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah, staf BBKSDA Aceh, dan Direktur YOSL-OIC.
Untuk tahun ini peserta yang mengikuti program beasiswa ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah peserta yang mendaftar dalam program beasiswa ini untuk wilayah Medan mengalami peningkatan sebesar 50% dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 21 orang yang terdiri dari 12 mahasiswa Biologi UNIMED, 5 mahasiswa Biologi USU, dan 4 mahasiswa Kehutanan USU. Sedangkan jumlah peserta yang mendaftar dalam program beasiswa ini untuk wilayah Aceh mengalami peningkatan sekitar 10-15 % dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 14 orang.
Rabu (16/3/11), telah dilakukan penandatanganan kontrak beasiswa yang dihadiri langsung oleh Chairman of OURF, Mr Gary Saphiro, selaku pihak yang menjadi donor dalam Program Beasiswa Peduli Orangutan. Dalam acara ceremony tersebut turut diundang seluruh penerima beasiswa tahun 2011 beserta dosen pendamping, tim juri yang terlibat, Kepala BBKSDA Provinsi Sumatera Utara, Kepala BBTNGL, dan rekan-rekan dari CPOI.
Para penerima Beasiswa Peduli Orangutan 2011, yaitu :
- Untuk wilayah Aceh (Fakultas Kedokteran Hewan UNSYIAH)
- Joharsyah Hutabarat
- Raja Marthunus Selian
- Meuthya SR
- Dina Agustina
- Aulia Fakhrurrozi
- Untuk wilayah Sumatera Utara :
- Muhammad Gojali Harahap (Kehutanan USU)
- Henny L Tobing (Biologi UNIMED)
- Hethy Novita Tamba (Biologi UNIMED)
- Arfah Nasution (Biologi USU)
- Juhardi Sembiring (Biologi USU)
Beasiswa Peduli Orangutan 2009
February 23, 2009
OIC didukung oleh Orangutan Republik Education Initiative (OUREI) kembali menggelar beasiswa Peduli Orangutan 2009. Pada tahun keempat, beasiswa ini diberikan tak hanya kepada mahasiswa jurusan kehutanan dan biologi USU dan UNIMED, namun meluas kepada mahasiswa kedokteran hewan UNSYIAH, NAD. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa NAD turut peduli dalam kelestarian orangutan sumatera yang juga terdapat di propinsi ini lewat dunia pendidikan.
Sosialisasi beasiswa telah dilaksanakan pada bulan Februari 2009 di tiga universitas tersebut. Mahasiswa yang berkeinginan memperoleh beasiswa ini harus membuat dan mempresentasikan essay yang mendukung pelestarian orangutan sumatera baik berupa upaya yang akan dilakukan calon penerima beasiswa dalam penelitiannya. Selain itu, calon penerima beasiswa memiliki komitmen dan kepedulian serta berperan aktif dalam upaya konservasi.
Berdasarkan presentasi essay dan komitmennya, penerima beasiswa dari USU atau UNIMED berhak mendapatkan bantuan selama pendidikan sebesar Rp. 7.300.000 dan bagi mahasiswa UNSYIAH memperoleh Rp. 9.000.000 termasuk biaya penelitian yang berhubungan dengan orangutan sumatera. Turut hadir Founding Director OIC, Panut Hadisiswoyo, menggugah semangat mahasiswa untuk turut andil dalam beasiswa yang masih jarang diminati mahasiswa di Sumatera ini. “Walaupun penelitian tidak mengurangi penurunan populasi orangutan sumatera, tapi secara tidak langsung mendukung pelestarian orangutan sumatera dan konservasi lingkungan”, kata Founding Director OIC saat sosialisasi beasiswa di jurusan kehutanan USU.
Tunggu pengumuman penerima beasiswa peduli orangutan 2009 di bulan Maret 2009…



